news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Bahas Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, PTI Temui DPD Singgung Cawe-cawe Presiden Jokowi.
Sumber :
  • Istimewa

Bahas Dugaan Kecurangan Pemilu 2024, PTI Temui DPD Singgung Cawe-cawe Presiden Jokowi

Sekjen PTI Satyo Purwanto mengatakan pihaknya mengkhawatirkan proses pemilu tidak sehat seusai cawe-cawe yang dilakukan Presiden Jokowi.
Rabu, 31 Januari 2024 - 23:21 WIB
Reporter:
Editor :

Dia menururkan mereka memiliki keresahan, karena baru sekarang ini ada pemilu yang dilakukan, jauh hari orang selalu menarasikan tentang dugaan kecurangan dan terkonfirmasi dengan sikap dan pernyataan presiden yang inkonsisten.

"Tapi semua itu kemudian berujung kepada pertanyaan tentang kesehatan presiden. Apakah presiden mengalami depresi sehingga begitu banyak inkonsistensi, (audiensi) tadi disebutkan ratusan jumlahnya dalam bahasa lain adalah sebuah kebohongan," kata Tamsil.

Padahal, sambung Tamsil, kalau kebohongan yang sistematis seperti itu sudah berbahaya dalam kelangsungan berbangsa. 

"Karena itu, demi menyelamatkan negeri ini kita harus punya sikap yang tegas untuk mengetahui kondisi kesehatan presiden," tukasnya.

Oleh karena itu, kemungkinan DPD RI segera akan bersurat secara pribadi dalam mendengarkan hal ini untuk mengetahui rekam jejak kesehatan presiden, sekurang-kurangnya dalam satu tahun ini. 

"Kita akan bersurat ke presiden sendiri supaya membuka secara transparan rekam medisnya. Jika memang ada masalah dengan kesehatan itu harus dikasih, jika tidak ada masalah, kenapa begitu banyak inkonsistensi dalam pernyataannya sebagai presiden, kita tahunya presidennya cuma (satu,red) itu tapi pernyataannya sangat antagonis antara satu pernyataan dengan pernyataan lain dalam waktu tidak lama," tuturnya.

"Saya akan teruskan beberapa catatan tadi kepada Pimpinan Dewan Perwakilan Daerah RI untuk selanjutnya bagaimana lembaga ini menyikapi aspirasi yang berkembang tadi. Jangan sampai kemudian orang sungguh-sungguh akan menilai karena tidak direspon, wah jangan-jangan (benar, red), jadi harus direspon presiden," tutup Tamsil.(lpk)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
08:13
08:52
02:17
01:33
03:09

Viral