- Tim TvOne/Alboin
Bahlil Sambangi Temui Warga Pulau Rempang, Janjikan Sertifikat hingga Ganti Rugi
Bahlil menyebut masyarakat akan rugi jika investasi di Rempang Eco City batal. Ia menegaskan bahwa investor tidak ingin menunggu terlalu lama atas proyek tersebut meskipun di tengah konflik warga dan aparat kepolisian.
"Ini kita ingin merebut investasi untuk menciptakan lapangan pekerjaan. Kalau kita tunggu terlalu lama, emang dia mau tunggu kita? Kita butuh mereka tapi juga kita harus hargai yang di dalam."
"Ini investasinya total Rp300 triliun lebih, tahap pertama itu Rp175 triliun. Kalau ini lepas, itu berarti potensi pendapatan asli daerah dan penciptaan lapangan pekerjaan untuk saudara-saudara kita di sini itu akan hilang," bebernya.
Menteri ATR/BPN, Hadi Tjahjanto yang hadri pula dalam rapat koordinasi itu juga mengatakan akan memberikan sertifikat hal milik (SHM) untuk 16 kampung tua di Rempang yang telah menyetujui untuk direlokasi.
"ATR/BPN ingin langsung menyerahkan sertifikat, jadi ketika sudah ditentukan di 16 titik kita ingin menyerahkan sertifikat, sambil melakukan proses pembangunan dan diawasi oleh pemilik."
"Kami juga sudah sampaikan bahwa sertifikat itu agar disamakan dengan sertifikat 37 kampung tua yang sudah diserahkan. Itu adalah dengan status SHM yang tidak boleh dijual, harus dimiliki oleh masyarakat yang terdampak tersebut," jelasnya. (ree)