- dok ist
‘Nanti Keenakan Polisi’ Jawaban Nyeleneh Si Pelaku Pembunuhan Mayat Dicor di Semarang Saat Ditanya Terkait Hal Ini…
Pernyataan ini langsung membuat gemuruh tawa wartawan dan polisi. Pelaku sendiri tidak memperlihatkan rasa bersalah setelah melakukan pembunuhan sadis tersebut.
Kronologi Penemuan Mayat Dicor di Semarang
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Donny Lumbantoruan mengungkapkan penemuan mayat dicor di Semarang bermula dari kecurigaan usaha air isi ulang yang tidak beroperasi selama beberapa hari. Warga sekitar juga mencium bau tidak sedap yang berasal dari ruko tersebut.
Setelah diperiksa ternyata terlihat kaki dengan bagian tubuh yang dicor.
“Ada laporan masyarakat ke Polsek karena curiga dengan bau busuk. Kemudian melihat kaki yang bagian tubuhnya dicor beton,” ungkap Donny.
“Posisi kepala di bawah dan kaki di atas,” kata Donny.
Berdasarkan hasil olah TKP, jasad mayat dicor di Semarang ditemukan dengan kondisi termutilasi menjadi beberapa bagian.
“Nanti sarana untuk melakukan kejahatan kemudian siapa pelakunya motifnya apa nanti agar bisa kita sampaikan setelah proses penyelidikan yang saat ini sedang berlangsung,” ungkap Kapolrestabes Semarang, Kombes Pol Irwan Anwar.
Jasad korban ditemukan dengan kondisi kaki terikat tali raffia berwarna biru. Bagian kepala dan dua tangan korban dimutilasi dan ditemukan di dalam sebuah karung yang ikut dicor. (rka)