- PDIP
Ini Awal Mula Megawati Pertanyakan Kenapa Ibu-Ibu Suka Ikut Pengajian, Netizen hingga Arsul Sani Ikut Berkomentar
Hendri berpendapat pernyataan Megawati itu bermaksud baik, yakni mengingatkan agar ibu-ibu lebih fokus mengurus urusan rumah tangga dan mengasuh anak.
Namun, kata Hensat, mungkin cara penyampaian Megawati cukup mengundang kontroversi publik.
"Berkali-kali Bu Mega sudah menyampaikan jangan sampai di-bully karena mungkin beliau sadar bahwa pernyataannya memang akan mengundang kontroversi. Mungkin beliau menyoroti dan mengingatkan jangan sampai para ibu menelantarkan keluarga dan anak-anak demi kepentingan pribadi. Sebuah usaha untuk mengingatkan yang baik sebetulnya,” ujar Hensat.
Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri. Dok: Antara/Risyal Hidayat
Komentar MUI soal Megawati Pertanyakan Kenapa Ibu-Ibu Suka Ikut Pengajian
Menanggapi pernyataan Megawati, Ketua Bidang Dakwah dan Ukhuwah Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat KH Muhammad Cholil Nafis berpendapat pengajian tidak mengganggu waktu seorang ibu dalam proses pengasuhan anak dan mengatur urusan rumah tangga.
"Saya tak ada niat mem-bully apalagi menghina. Tapi saya sekedar mau berdiskusi bahwa yang lebih banyak menyita waktu itu bukan ibu-ibu yang aktif mengaji sehingga menelantarkan anaknya atau kurang mengasuh anak. Kadang yang lebih banyak menguras waktu itu karena bekerja atau sosialita," ujar Cholil.
Menurut Cholil, mengaji itu menuntut ilmu agar mengerti cara mengasuh anak. Mengaji juga merupakan momen silaturahmi bagi ibu-ibu rumah tangga untuk melepas penat di rumah.
Komentar Wakil Ketua MPR Arsul Sani soal Megawati Pertanyakan Kenapa Ibu-Ibu Suka Ikut Pengajian
Komentar Wakil Ketua MPR Arsul Sani soal Megawati pertanyakan kenapa ibu-ibu suka ikut pengajian. Dok: Tangkapan Layar/tvOne
Melalui akun Twitter-nya, Wakil Ketua MPR Arsul Sani membuat tweet soal pernyataan Megawati tentang ibu-ibu yang datang ke pengajian.
“Ibu saya hampir 80 tahun masih ikut pengajian 2-4 kali seminggu. Punya 9 anak. Kami semua diurus dengan baik. 6 Lulus S1 UI, 1 Unpad, 1 Unibraw dan 1 PTS di Bandung. Yang dikhawatirkan Bu Megawati tidak terjadi. Saya yakin ratusan ribu bahkan jutaan ibu-ibu lain juga urus anak dengan baik seperti ibu saya,” demikian tweet dari akun Twitter @arsul_sani.