news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Otoritas pemadam kebakaran dikirim ke distrik Itaewon Seoul pada 30 Oktober 2022, menyusul tragedi mematikan saat perayaan Halloween..
Sumber :
  • Yonhap News

Satu Lagi Perwira Polisi Dicopot Imbas Tragedi Halloween Itaewon

Perwira polisi senior lainnya telah diberhentikan dari posisinya ketika pihak berwenang menyelidiki tanggapan terhadap bencana kerumunan di Halloween Itaewon
Sabtu, 5 November 2022 - 11:33 WIB
Reporter:
Editor :

Sebagai kepala keamanan publik di Korea, Lee mendapat kecaman sejak tragedi itu. Pernyataannya tentang kontrol polisi juga memicu kontroversi. Lee mengatakan kepada wartawan bahwa dia yakin bencana di Itaewon bukan karena kurangnya petugas polisi yang dikirim ke tempat kejadian.

"(Setelah pemulihan krisis) kami akan mengerjakan langkah-langkah pencegahan, dan melihat alasan di balik insiden itu dan apa yang tidak cukup pada saat itu," kata Lee.

Terlepas dari penyelidikan, pemerintah sedang mencari cara untuk memberikan dukungan bagi para korban dan yang berduka, sambil bekerja pada langkah-langkah pencegahan untuk masa depan.

Presiden Yoon Suk-yeol menyerukan peluncuran pusat dukungan terpadu untuk membantu mereka yang berduka dan mereka yang terluka dalam kerumunan bahkan setelah masa berkabung nasional.

Yoon memberi perintah setelah mengunjungi altar berkabung di Seoul Plaza. Pusat akan berada di bawah sayap kantor perdana menteri. Ini akan mengurus layanan pemakaman untuk almarhum, bertanggung jawab menjalankan dana bantuan dan menawarkan perawatan psikologis kepada para korban, berduka dan bahkan masyarakat yang lebih luas.

Kementerian Tenaga Kerja mengatakan akan memberikan tunjangan pengangguran kepada keluarga yang ditinggalkan dan mereka yang terluka dalam kecelakaan itu, jika mereka mengundurkan diri dari pekerjaan mereka karena trauma. Ia juga berencana untuk meminta bisnis untuk mengizinkan cuti khusus bagi yang berduka.

Selain itu, pemerintah berjanji akan memperketat manajemen safety control.

"Pemerintah akan memeriksa kontrol keamanan festival besar di mana lebih dari 10.000 orang diperkirakan berkumpul per jam," kata Perdana Menteri Han.

"Inspeksi akan fokus pada kapasitas maksimum, ukuran penyebaran di acara-acara dan banyak lagi," kata Han. 

"(Pemerintah daerah) harus melihat manual kontrol keselamatan terlepas dari keberadaan penyelenggara."

Han mengatakan pemerintah akan membuat rencana reformasi untuk sistem kontrol keamanan nasional untuk manajemen kerumunan berdasarkan analisis ilmiah, mengacu pada saran Presiden Yoon Suk-yeol untuk menggunakan drone dan kemampuan digital lainnya untuk mengelola kerumunan. (ree)
 

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral