news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

dok.Bursa Efek New York terlihat, Jumat, 23 September 2022.
Sumber :
  • AP Newsroom

Dow Jones Turun ke Level Terendah di 2022 Akibat Kekhawatiran Resesi yang Guncang Pasar Dunia

Di tengah kekhawatiran ekonomi global, saham turun tajam di seluruh dunia. Dikarenakan bank sentral tingkatkan tekanan dan kenaikan terhadap suku bunga tambahan
Sabtu, 24 September 2022 - 15:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta - Di tengah kekhawatiran ekonomi global, saham turun tajam di seluruh dunia. Dikarenakan bank sentral meningkatkan tekanan dan kenaikan terhadap suku bunga tambahan.

Dow Jones Industrial Average turun 1,6%, ditutup pada level terendah sejak akhir 2020. S&P 500 turun 1,7%, mendekati level terendah 2022 pada pertengahan Juni, sedangkan Nasdaq turun 1,8%.

Para pedagang khawatir tentang kemungkinan adanya resesi. Hasil treasury, yang mempengaruhi suku bunga hipotek dan jenis pinjaman lainnya bertahan di level tertinggi multiyear.

Saham Eropa turun tajam setelah data awal menunjukkan aktivitas bisnis mengalami kontraksi bulanan terburuk sejak awal 2021. 

Tambahan tekanan terjadi karena adanya rencana baru yang diumumkan di London untuk memotong pajak. Hal itu membuat Inggris melonjak, namun pada akhirnya bisa memaksa bank sentral untuk menaikkan suku bunga lebih tajam lagi.

Federal Reserve dan bank sentral lainnya di seluruh dunia secara agresif menaikkan suku bunga minggu ini dengan harapan dapat mengurangi inflasi yang tinggi. Langkah-langkah yang diambil untuk mengerem ekonomi secara terencana, dengan harapan bahwa pembelian yang lebih lambat akan mengempiskan tekanan inflasi. 

Lebih lanjut, sebuah laporan menunjukkan aktivitas AS juga masih menyusut, meskipun tidak separah di bulan-bulan sebelumnya.

"Pasar keuangan sekarang sepenuhnya menyerap pesan keras Fed bahwa tidak akan ada kemunduran dari pertarungan inflasi," kata Douglas Porter, Kepala Ekonom di BMO Capital Markets melansir dari Ap Newsroom, Sabtu (24/9/2022).

Harga minyak mentah di AS turun 5,7% ke level terendah sejak awal tahun ini. Harga Cryptocurrency juga turun tajam karena suku bunga yang lebih tinggi cenderung terlalu berisiko terhadap investasi yang terlihat paling mahal.

Bahkan emas jatuh harga di seluruh dunia, karena obligasi yang membayar imbal hasil lebih tinggi membuat investasi yang tidak membayar bunga terlihat kurang menarik.

Sementara dolar AS telah naik tajam terhadap mata uang lainnya. Hal itu dapat merugikan keuntungan bagi perusahaan-perusahaan AS dengan banyak bisnis di luar negeri, serta memberikan tekanan keuangan di sebagian besar negara berkembang.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

03:35
02:39
01:06
04:15
02:02
08:19

Viral