news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Orang-orang mengangkut barang-barang yang berhasil diselamatkan dari rumah-rumah yang hancur akibat serangan udara Israel di Teheran, Iran, Kamis (12/3)..
Sumber :
  • Antara

Serangan AS-Israel Dilaporkan Rusak 114 Situs Budaya di Iran

Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan bahwa operasi udara gabungan yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan Israel telah mengakibatkan kerusakan pada 114 situs budaya dan sejarah di berbagai wilayah Iran.
Rabu, 25 Maret 2026 - 04:26 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Warisan Budaya Iran melaporkan bahwa operasi udara gabungan yang diluncurkan Amerika Serikat (AS) dan Israel telah mengakibatkan kerusakan pada 114 situs budaya dan sejarah di berbagai wilayah Iran.

Dalam keterangan resminya pada Selasa (24/3), pihak kementerian memaparkan dampak serius dari serangan tersebut terhadap aset-aset penting nasional maupun internasional.

“Berdasarkan penilaian lapangan dan laporan ahli, sejauh ini 114 situs, termasuk Warisan Dunia, situs nasional, dan lokasi bersejarah, telah rusak,” ungkap Kementerian Warisan Budaya Iran.

Kerusakan ini mencakup fasilitas penting seperti 48 museum serta enam kawasan perkotaan yang memiliki nilai sejarah tinggi, di antaranya Teheran, Isfahan, Sanandaj, Kermanshah, Qom, dan Khansar. 

Sebaran kerusakan dilaporkan meluas secara geografis. Ibu kota Teheran menjadi wilayah paling terdampak dengan 60 kasus kerusakan, disusul Isfahan dengan 20 kasus. 

Beberapa provinsi lain, seperti Lorestan, Bushehr, Azerbaijan, hingga Sistan-Baluchestan juga melaporkan kerusakan serupa.

Pihak kementerian menekankan bahwa tindakan penghancuran ini merupakan pelanggaran berat terhadap prinsip hukum internasional, terutama Konvensi Den Haag 1954 tentang perlindungan kekayaan budaya dalam masa konflik bersenjata. 

Iran memandang aksi ini sebagai ancaman nyata terhadap warisan sejarah umat manusia secara global.

Menyikapi situasi ini, Teheran telah melayangkan sembilan surat resmi melalui jalur diplomatik kepada lembaga-lembaga internasional, termasuk UNESCO, ICOM (Dewan Museum Internasional), dan ICOMOS (Dewan Monumen dan Situs Internasional). 

Mereka mendesak agar organisasi dunia tersebut mengambil peran yang lebih aktif dan preventif.

“Warisan budaya Iran adalah amanah masa lalu bagi masa depan, dan perlindungannya merupakan kewajiban nasional sekaligus kemanusiaan,” tegas kementerian dalam pernyataannya.

Krisis ini merupakan buntut dari serangan gabungan AS dan Israel yang dimulai pada 28 Februari lalu. 

Serangan tersebut dilaporkan telah merenggut lebih dari 1.340 nyawa, termasuk pemimpin tertinggi Iran saat itu, Ali Khamenei. 

Sebagai bentuk balasan, Iran telah meluncurkan berbagai serangan drone dan rudal yang menargetkan posisi-posisi strategis Israel serta aset militer AS di kawasan Teluk, Yordania, dan Irak. (ant/dpi)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:43
01:19
03:01
01:27
02:53
04:11

Viral