news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Seorang bocah WNI 6 tahun ditabrak mobil di Singapura.
Sumber :
  • Istimewa

Suami Pelaku Akui Istrinya Sangat Menyesal Usai Menabrak Bocah WNI 6 Tahun hingga Tewas di Singapura

Seorang bocah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 6 tahun dilaporkan meninggal dunia usai tertabrak mobil di area Chinatown, Singapura. Pelaku sangat menyesal
Senin, 9 Februari 2026 - 19:49 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Seorang bocah Warga Negara Indonesia (WNI) berusia 6 tahun dilaporkan meninggal dunia usai tertabrak mobil di kawasan Chinatown, Singapura.

Peristiwa tragis ini terjadi di South Bridge dekat Kuil Relik Gigi Buddha, Chinatown, Singapura pada Jumat (6/2/2026) sekitar pukul 11.50 waktu setempat.

Kejadian nahas itu sontak menarik perhatian luas dan mengejutkan publik, tak hanya masyarakat Indonesia, tetapi juga warga Singapura.

Bocah perempuan bernama Sheyna Lashira (6) menjadi korban bersama ibunya yang tengah menyebrangi jalan. 

Kecelakaan tersebut tak hanya mengakibatkan bocah meninggal dunia, sang ibu juga mengalami luka serius. Sehingga keduanya langsung dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.

Mengutip Channel News Asia, pengemudi mobil yang juga pelaku dari kecelakaan tersebut merupakan seorang wanita berusia 38 tahun dan telah diamankan oleh aparat. 

Pengemudi ditahan atas dugaan kelalaian dalam berkendara sehingga berujung kematian pada korban. 

Hingga saat ini, kepolisian Singapura masih melakukan penyelidikan terhadap kasus kecelakaan yang melibatkan pengemudi wanita berusia 38 tahun itu.

Ilustrasi kecelakaan.
Sumber :
  • Istimewa

Sementara itu, dilansir dari laporan Shin Min Daily News, pengemudi wanita tersebut terus mondar-mandir di sekitar lokasi sambil memegangi kepala dengan kedua tangan dan tampak menyesal.

Padahal, sang suami pelaku mengatakan bahwa istrinya sudah memiliki pengalaman menyetir selama lebih dari 10 tahun.

Saat itu ia mengemudi ke Chinatown untuk menjemput putra mereka yang berusia 6 tahun dari sekolah.

“Ketika saya menerima teleponnya, dia menangis sepanjang waktu. Dia juga sangat khawatir tentang kondisi korban,” ujar suami pelaku.

Tak hanya itu, dirinya juga menjelaskan bahwa setelah kecelakaan tersebut istrinya segera keluar dari mobil untuk memeriksa korban dan memanggil ambulans.

Sedangkan putranya yang berada di dalam mobil merasa ketakutan karena kecelakaan itu sangat mendadak dan terus menangis.

“Ia benar-benar merasa bersalah dan menyesal,” kata suami pelaku.

Korban telah dimakamkan di TPU Tanah Kusir, Jakarta Selatan pada Minggu (8/2/2026). Suasana duka menyelimuti puluhan pelayat dari keluarga dekat serta rekan-rekan dari kedua orang tuanya.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

06:24
01:11
03:11
07:15
06:13
15:24

Viral