news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Detik-detik mobil SUV 'terbang' dan tewaskan anak berusia 12 tahun.
Sumber :
  • YouTube/JTBC Entertainment

Detik-detik Mobil SUV 'Terbang' yang Tewaskan Anak Umur 12 Tahun, Terperosok ke Lorong Bawah Tanah karena Disebabkan...

Sebuah mobil tipe SUV mengalami gangguan akselerasi dan 'terbang' ke sebuah jalan empat jalur, sebelum akhirnya terperosok ke bawah tanah sedalam 2 meter.
Kamis, 10 April 2025 - 19:57 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - Sebuah mobil SUV yang dikendarai seorang wanita paruh baya berusia 61 tahun, tiba-tiba melaju kencang dan 'terbang' hingga terperosok ke lorong bawah tanah sedalam 2 meter.

Kejadian tersebut terjadi di sebuah jalan di wilayah Hongje, Kota Gangneung, Provinsi Gangwon, Korea Selatan pada Desember 2022 lalu.

Dilansir Chosun, mobil SUV tersebut dikendarai oleh seorang wanita paruh baya berusia 61 tahun, dimana cucunya, Lee Do-hyun (12), duduk di kursi penumpang.

Detik-detik mobil SUV 'terbang' dan tewaskan anak berusia 12 tahun
Sumber :
  • YouTube/JTBC Entertainment

 

Dalam wawancara dengan program televisi Korea Selatan Han Moon-chul's Dashcam Review, ayah Lee Do-hyun sekaligus anak dari wanita yang mengendarai mobil tadi mengatakan, bahwa kecelakaan itu terjadi di jalan yang selama 9 tahun dilalui ibunya.

"Sejak 9 tahun lalu, ibu saya datang ke Seoul. Dia menjaga cucu-cucunya, mengantar mereka ke tempat les setelah sekolah," ujar ayah Lee Do-hyun, Lee Sang-hoon, dikutip dari kanal YouTube JTBC Entertainment, Kamis (10/4/2025).

 

Saat kecelakaan naas itu terjadi, wanita paruh baya itu diketahui menjemput Lee Do-hyun dari sekolahnya.

Saat SUV tersebut sedang melaju di sebuah jalan yang ramai, tiba-tiba mobil tadi mengeluarkan suara kencang.

Setelahnya, mobil pun tiba-tiba berjalan kencang dan tak terkendali, menabrak sebuah mobil putih di depannya, sebelum akhirnya 'terbang' ke jalan empat jalur.

Mobil baru berhenti setelah terperosok ke sebuah lorong bawah tanah sedalam 2 meter.

Kondisi mobil ringsek parah di bagian depan dan belakang menyebabkan Lee Do-hyun meninggal dunia, sedangkan neneknya terluka parah.

Kondisi mobil yang dikendarai nenek Lee Do-hyun setelah terperosok ke sebuah lorong bawah tanah.
Sumber :
  • YouTube/JTBC Entertainment

 

Menurut Lee Sang-hoon, ia dihubungi pihak rumah sakit dan langsung datang ke sana. Sesampainya di sana, ia melihat Lee Do-hyun sudah mengeluarkan banyak darah dan dokter sedang melakukan CPR.

"Sekitar pukul 16.40 (KST), (ada telpon) dari ruang gawang darurat di Gangneung Asan. Hospital. Mereka mengatakan untuk datang cepat, saya tanya 'kenapa?', (pihak rumah sakit) mengatakan Do-hyun terkena cardiac arrest."

"Saya langsung datang ke sana dan melihat (petugas medis) sedang melakukan CPR, dan kepala Do Hyun tidak berhenti mengeluarkan darah. Aku berteriak 'bangun Dohyun, bangun'."

"Aku memohon ke mereka (petugas medis) untuk menyelamatkan putra saya, tapi seorang dokter lalu mengatakan bahwa mereka harus berhenti melakukan CPR," jelas Lee Sang-hoon.

Lee Sang-hoon, ayah Lee Do-hyun ketika menceritakan kondisi anaknya setelah kecelakaan terjadi.
Sumber :
  • YouTube/JTBC Entertainment

 

Lee Do-hyun dinyatakan meninggal dunia di usianya yang baru menginjak 12 tahun. Sementara itu, neneknya harus menjalani lima kali operasi karena luka berat yang didapatnya.

Sementara itu, dilansir Chosun, keluarga Lee Do-hyun mencurigai adanya kesalahan akselerasi, sehingga menyebabkan kecelakaan naas itu terjadi.

Hal itu dibuktikan dari rekaman dashcam mobil yang terdengar suara keras dari kendaraan, disusul dengan mobil yang tiba-tiba melaju tak terkendali.

 

Dalam rekaman tersebut, nenek Lee Do-hyun yang mengendarai mobil tersebut juga terdengar mengatakan, bahwa ia tak bisa mengendalikan mobilnya karena ada bagian yang tidak berfungsi.

"Kenapa ini tidak berfungsi? Oh, tidak! Ini tidak berfungsi! Do-hyun! Do-hyun! Do-hyun!" ujar nenek Lee Do-hyun yang berteriak panik saat mobil melaju kencang secara tiba-tiba.

 

Akibat kejadian tersebut, keluarga Lee Do-hyun memutuskan untuk menggugat pihak produsen mobil SUV tersebut.

Sebab, diduga ada kesalahan akselerasi pada mobil itu yang mengakibatkan kecelakaan terjadi dan merenggut nyawa putra sulungnya. (ism)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral