- Kominfo Surabaya
Orang Jarang Tahu, Ternyata Soekarno Baru Mengenal Islam di Usia Remaja: Rumah HOS Tjokroaminoto jadi Saksinya
Kemudian pada usia ke 21 tahun, Soekarno mendapat kesempatan untuk mengenyam pendidikan di ITB, Bandung. Selang satu tahun kemudian Soekarno menerima telegram dari Surabaya, yang mengabarkan wafatnya istri Tjokroaminoto.
Ia pun memutuskan untuk cuti selama tujuh bulan dan pulang ke Surabaya. Saat itu Tjokroaminoto merasa tiada harapan lagi, tanpa istrinya, tokoh politik itu bahkan sempat ling-lung. Tjokroaminoto sudah tidak lagi punya penghasilan dari hasil usaha istrinya.
Pada saat itu juga Soekarno memutuskan menikahi Utari dan bekerja sebagai pegawai tidak tetap di Stasiun Semut (Surabaya Kota) untuk membantu keuangan Tjokroaminoto sekaligus menghidupi biaya sehari-harinya bersama sang istri.
“Jadi ini yang nggak banyak diungkap pertama kali Soekarno menikah di Surabaya, tentu ia bekerja susah payah di Stasiun Semut. Itu ada catatannya juga di sebuah buku di Jepang, ditulis bahwa Bung Karno bekerja sebagai outsourcing,” tutupnya. (amr)