- Istimewa
BRIN dan UAG University Kolaborasi Perkuat Talenta Peneliti Indonesia
Jakarta, tvOnenews.com - Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) menjalin kerja sama dengan Universitas Ary Ginanjar (UAG University) melalui penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Gedung BRIN Thamrin, Jakarta Pusat, Rabu (25/3/2026).
Kolaborasi ini ditujukan untuk memperkuat manajemen talenta riset nasional di tengah meningkatnya persaingan global.
Founder UAG University sekaligus ESQ Corp, Ary Ginanjar Agustian, mengatakan penguatan manajemen talenta diperlukan untuk mendorong lahirnya inovasi dan mempercepat hilirisasi riset nasional.
“Kita membutuhkan kondisi mental peneliti yang tenang dan fokus agar terobosan besar dapat lahir dan mengakselerasi Indonesia Emas 2045,” ujarnya.
Ia menyebut jumlah peneliti Indonesia saat ini sekitar 300 orang per satu juta penduduk, masih tertinggal dibanding Malaysia sekitar 2.300 peneliti dan Korea Selatan sekitar 4.000 peneliti per satu juta penduduk.
Sementara itu, target menuju Indonesia Emas 2045 membutuhkan sekitar 4.000 talenta iptek per satu juta penduduk.
Sebagai bagian dari kolaborasi, UAG University menawarkan program manajemen talenta berbasis kecerdasan buatan melalui platform TalentDNA untuk memetakan potensi dan karakter peneliti secara lebih presisi.
Program tersebut diharapkan mendukung penempatan dan pengembangan talenta riset secara lebih efektif.
Kepala BRIN Arif Satria menyatakan pengelolaan talenta menjadi faktor penting dalam menghasilkan periset unggul dan berintegritas.
Menurutnya, BRIN menargetkan hasil riset tidak hanya berhenti di laboratorium, tetapi menghasilkan dampak nyata seperti varietas unggul, paten, serta lahirnya ilmuwan kelas dunia.
Selain itu, kerja sama membuka peluang bagi mahasiswa dan dosen UAG University untuk memanfaatkan fasilitas BRIN melalui program degree by research, akses laboratorium, dan program magang. Penandatanganan nota kesepahaman tersebut dihadiri pimpinan kedua institusi.