news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Jasad Ibu dan Bayi Korban Hanyut Banjir Tabanan Ditemukan, Proses Pencarian Resmi Ditutup.
Sumber :
  • Istimewa

Jasad Ibu dan Bayi Korban Hanyut Banjir Tabanan Ditemukan, Proses Pencarian Resmi Ditutup

Banjir yang melanda kawasan Dusun Kuwum, Kabupaten Tabanan, Bali sejak Rabu (21/1/2026) menyisakan duka mendalam usai menelan korban jiwa.
Kamis, 22 Januari 2026 - 21:48 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Banjir yang melanda kawasan Dusun Kuwum, Kabupaten Tabanan, Bali sejak Rabu (21/1/2026) menyisakan duka mendalam usai menelan korban jiwa.

Pasalnya, derasnya arus banjir yang disebabkan luapan air Sungai Empelan Jemanik turut menghanyutkan seorang ibu dan bayinya.

Kapolres Tabanan, AKBP I Putu Bayu Pati mengatakan pihaknya bersama tim gabungan lantas mendapati adanya laporan temuan jasad bayi yang terdampar di Pantai Batu Belig, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung. 

"Setelah dilakukan koordinasi lintas wilayah jenazah bayi tersebut dievakuasi dan dibawa ke RSUP Prof. dr. I.G.N.G. Ngoerah (RS Sanglah) Denpasar untuk penanganan lebih lanjut," kata I Putu Bayu kepada awak media, Jakarta, Kamis (22/1/2026).

"Hasil pemeriksaan dan pengecekan oleh pihak keluarga di RS Sanglah memastikan bahwa jenazah bayi tersebut adalah benar atas nama Audrey Natania Banafanu yang sebelumnya dilaporkan hanyut bersama ibunya akibat banjir dan arus sungai," sambungnya.

I Putu Bayu mengatakan tim gabungan kembali menyusuri arus sungai tersebut guna mencari serta berkoordinasi dengan masyarakat sekitar guna mencari keberadaan sang ibu.

Naas, sang ibu juga ditemukan sudah tak bernyawa tak lama tim gabungan mengevakuasi jasad bayi tersebut.

Menurutnya pihaknya mendapati jasad sang ibu yang telah hanyut di aliran Sungai Yeh G wilayah Banjar Kauripan Kaja, Tabanan.

"Jenazah tersebut kemudian dievakuasi oleh tim Basarnas dan dibawa ke Rumah Sakit Singgasana Nyitdah Tabanan. Setelah diperlihatkan kepada pihak keluarga, jenazah tersebut diduga kuat merupakan ibu dari bayi yang sebelumnya ditemukan," katanya.

I Putu Bayu menjelaskan usai dua jasad tersebut ditemukan tim gabungan menutup proses pencarian ibu dan bayi yang hanyut itu.

Ia menegaskan jika jasad ibu dan bayinya telah diidentifikasi melalui ciri fisik oleh pihak keluarga korban.

"Pihak keluarga menyatakan menerima musibah tersebut dengan ikhlas serta mengajukan permohonan agar tidak dilakukan autopsi terhadap jenazah bayi tersebut," kata I Putu Bayu.

"Dan pihak keluarga mengucapkan terima kasih banyak atas bantuan serta dedikasi serta jerih payah tim gabungan dalam mencari keberadaan jasad ibu dan anak tersebut," pungkasnya. (raa)

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:10
05:21
02:59
06:26
01:02
04:07

Viral