news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

dr. Akmarawita Kadir, Ketua Komisi D DPRD Kota Surabaya.
Sumber :
  • Istimewa

DPRD Kota Surabaya Serukan Perkuat Program Wajib Belajar 13 Tahun

DPRD Kota Surabaya Bersama Pemerintah Kota Surabaya makin mempertegas dukungannya terhadap pendidikan bagi anak-anak, khususnya melalui kampanye wajib belajar selama 13 tahun.
Jumat, 17 Oktober 2025 - 14:52 WIB
Reporter:
Editor :

tvOnenews.com - DPRD Kota Surabaya Bersama Pemerintah Kota Surabaya makin mempertegas dukungannya terhadap pendidikan bagi anak-anak, khususnya melalui kampanye wajib belajar selama 13 tahun. Salah satu langkah strategis yang dijalankan adalah menempatkan pendidikan pra-sekolah sebagai fondasi penting dalam membangun kemandirian dan karakter anak. Program wajib belajar 13 tahun ini merupakan program dari pemerintah pusat.

“Sebenarnya di Surabaya program wajib belajar 13 tahun ini sudah jalan duluan, itu yang sebenarnya saya apresiasi. Dan sekarang ada kebijakan dari pusat yang menjadikannya sebuah kewajiban” ujar dr. Akmarawita Kadir saat ditemui di gedung DPRD Kota Surabaya.

Banyak masyarakat sering berpikir bahwa pendidikan formal dimulai ketika anak masuk SD. Padahal, masa pra-sekolah adalah periode emas pembentukan karakter. Di sinilah anak belajar mengenal rutinitas, disiplin, dan tanggung jawab kecil. Dengan adanya program wajib belajar 13 tahun, anak cenderung lebih siap menghadapi jenjang SD. Mereka sudah mengenal ritme belajar, bersosialisasi dan bisa menyesuaikan diri.

“Dengan adanya Pendidikan golden age yang baik, anak anak diharapkan sudah punya basic yang baik sehingga nanti SD, SMP, SMA punya karakter yang kita harapkan semua. Soft skill seperti kesopanan ini yang harus ditanamkan pada usia 4-6 tahun” imbuhnya.

Anak yang melewatkan masa pra-sekolah cenderung menghadapi kesulitan adaptasi di bangku SD, mereka belum terbiasa dengan suasana belajar yang terstruktur, tugas berkelompok, maupun interaksi di dalam kelas.

Dengan adanya program wajib belajar 13 tahun maka ada pula tantangan baru di dunia Pendidikan Kota Surabaya. Biaya sekolah TK yang cukup tinggi, serta kota Surabaya yang hanya memiliki 5 sekolah TK negeri, diantara ratusan TK swasta. Tentu, SPP TK akan menjadi tantangan baru bagi pemerintah kota surabaya. Menurut pendapat dr. Akmarawita, pemerintah kota Surabaya harus mencari solusi untuk tantangan baru ini. Jika SD & SMP sudah ada bantuan yang bisa disalurkan ke masyarakat, maka jenjang TK juga harus ada bantuan yang bisa disalurkan agar meringankan biaya SPP TK. 

Sementara itu, untuk menjangkau seluruh anak usia 5–6 tahun, Pemkot Surabaya mengandalkan aplikasi Si Bunda. Melalui aplikasi ini, Bunda PAUD di tingkat kecamatan/kota melakukan pendataan, verifikasi administrasi kependudukan, serta identifikasi kendala anak yang belum masuk PAUD. Data yang dikumpulkan kemudian digunakan untuk merancang intervensi: apakah karena hambatan biaya, kondisi keluarga, atau sebab lain. Sosialisasi intensif juga digelar agar orang tua memahami bahwa pra-sekolah bukanlah pilihan, tetapi hak anak yang wajib dipenuhi.
Dengan upaya terpadu ini, DPRD Kota Surabaya Bersama dengan Pemerintah Kota Surabaya berharap agar setiap anak dapat memulai pendidikannya sejak tahap pra-sekolah tanpa hambatan, sehingga mereka tumbuh tidak hanya cerdas secara akademis, tetapi juga mandiri, disiplin, dan bermartabat.(chm)
 
 

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral