news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Ferdy Sambo, Putri Candrawathi, dan Brigadir J.
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Istimewa

Polisi Habisi Polisi Terjadi Lagi, Sebelumnya, Nyawa Brigadir J Melayang, Ferdy Sambo Otak Pembunuhan Sang Ajudan

Sosok Brigadir MN ditemukan meninggal dunia di dasar kolam Vila Tekek, Gili Trawangan, Lombok Utara, pada Rabu malam, 16 April 2025. Kasus tersebut diduga...
Rabu, 9 Juli 2025 - 14:29 WIB
Reporter:
Editor :

Mendengar jawaban Putri Candrawathi yang tidak mengetahui mengenai syarat anggota kepolisian agar mendapat penghargaan atau penghormatan saat pemakaman. 

Hakim pun menyampaikan syarat tersebut. 

Ferdy Sambo
Sumber :
  • Tim tvOne/Julio Trisaputra

 

Putri Candrawathi pun terdiam dan mengangkat mikrofon dan mencoba menjelaskan hal yang menimpanya di Magelang. 

Menurut Putri Candrawathi, dia benar-benar telah mendapatkan perlakuan yang tidak pantas dari ajudannya tersebut di Magelang.

“Mohon maaf yang mulia, mohon izin, yang terjadi adalah memang Yosua (Brigadir J) melakukan kekerasan seksual, pengancaman, dan juga penganiayaan dengan membanting saya tiga kali ke bawah. Itu yang memang benar-benar terjadi,” ungkap Putri Candrawathi.  

Di hadapan hakim, Putri Candrawathi mengatakan bahwa dia mengalami perlakuan buruk dari Brigadir J, yakni berupa pelecehan seksual yang dilakukan ajudannya itu.  

“Saat itu saya menghampiri suami saya (Ferdy Sambo) yang sedang santai duduk di ruang nonton, saya duduk di sebelah suami saya, lalu saya cerita tentang peristiwa yang terjadi di tanggal 7 Juli 2022,” kata Putri Candrawathi. 
“Suami saya marah yang mulia. Dia emosi, menarik nafas dalam-dalam tanpa berkata-kata lalu menangis, dan saya pun menangis,” ujarnya.

4. Versi Bharada E

Saat itu, Terdakwa Richard Eliezer alias Bharada E mengungkapkan skenario Ferdy Sambo membunuh Brigadir J alias Yosua Hutabarat di rumah dinas Duren Tiga, Jakarta Selatan.

Menurutnya, Ferdy Sambo menceritakan skenario pembunuhan Brigadir J di samping Putri Candrawathi. 

“Dia (FS) langsung jelaskan skenarionya di situ, di Duren Tiga. Jadi nanti skenarionya ibu dengan Yosua. Ibu dilecehkan Yosua, baru terlihat. Kamu dengar, respons itu. Yosua ketahuan. Yosua tembak, kamu tembak,” kata Richard Eliezer atau Bharada E di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel).  

Bharada E menjelaskan saat mendengar skenario itu, Putri Candrawathi berada di samping Ferdy Sambo.  

Ia mengaku terkejut ketika diminta Ferdy Sambo untuk membunuh Brigadir J.  

“Saya kaget. Saya disuruh bunuh orang ini. Saya kaget. Saya takut. Sudah kacau pikiran saya ini. Tertekan saya ini. Pak FS bilang, ‘Kamu aman. Jangan takut karena posisinya kamu itu bela ibu. Kedua kamu bela diri, jadi kamu aman. Kau tenang saja’,” jelasnya.

Berita Terkait

1 2
3
4 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

07:43
16:23
04:15
50:38
04:41
10:49

Viral