news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Tiba-tiba Muncul dan Bicara Membela Hercules, AM Hendropriyono Bukan Orang Sembarangan, Mertua Andika Perkasa Namanya Melegenda, Dialah....
Sumber :
  • Ist

Tiba-tiba Muncul dan Bicara Membela Hercules, AM Hendropriyono Bukan Orang Sembarangan, Mertua Andika Perkasa Namanya Melegenda, Dialah...

Jenderal TNI (Purn) A.M. Hendropriyono tiba-tiba muncul bela Hercules. Bagaimana sepak terjangnya di dunia intelijen Indonesia? Simak kisahnya berikut ini
Kamis, 8 Mei 2025 - 17:25 WIB
Reporter:
Editor :

“Dia sekarang nggak bisa makan, yang bisa cuma mreman. Jadi siapa yang salah?” tandasnya. Meski menegaskan dirinya tetap menolak premanisme, Hendropriyono meminta publik menggunakan nurani dalam menyikapi masalah ini.

Dukungan Hendropriyono terhadap Hercules juga tak lepas dari rekam jejak panjangnya di dunia intelijen dan militer. 

Profil AM Hendropriyono 

Sosok kelahiran Yogyakarta, Mei 1945 ini merupakan purnawirawan jenderal bintang empat yang pernah menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen Negara (BIN). 

Ia dikenal sebagai figur dengan pengalaman lengkap, dari lapangan hingga strategi negara, bahkan menjadi profesor intelijen pertama di Indonesia.

Mantan Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) AM Hendropriyono
Sumber :
  • Instagram @AM.Hendropriyono

 

Mengenyam pendidikan militer di Akademi Militer Magelang pada 1967, Hendropriyono melanjutkan ke United States Army General Staff College di Fort Leavenworth pada 1980. 

Dalam negeri, ia juga pernah menjadi lulusan terbaik Lemhanas dan menjabat berbagai posisi penting di pemerintahan, seperti Menteri Transmigrasi dan Menteri Tenaga Kerja. 

AM Hendropriyono, Guru Besar Filsafat Intelijen

Di bidang akademik, ia dikukuhkan sebagai guru besar Filsafat Intelijen setelah memperoleh gelar doktor dari Universitas Gadjah Mada pada 2009.

Hendropriyono juga dikenal aktif menulis dan membagikan pengalamannya, termasuk lewat buku SPY SI (Sebagian Pengalaman yang Saya Ingat), yang diluncurkan dalam versi fisik dan digital melalui situs resminya. 

Dengan latar belakang multidisipliner hukum, ekonomi, administrasi publik, teknik industri ia menjadi salah satu tokoh militer paling berpengaruh yang jembatani dunia militer, intelijen, dan pemikiran strategis di Indonesia.

Keterlibatannya dalam membela Hercules tidak semata-mata karena kedekatan personal, tetapi lebih pada cara pandangnya yang luas terhadap peran individu dalam sejarah bangsa. 

Hendropriyono memandang Hercules sebagai figur kompleks: pahlawan perang, korban ekonomi, dan manusia yang perlu dipahami secara utuh. 

“Lihatlah orang berkorban untuk Republik Indonesia sampai tangannya satu, matanya satu, kakinya satu,” katanya menegaskan bahwa penghormatan terhadap pejuang tak boleh dibatasi oleh persepsi masa kini semata.

Pandangan ini cukup kontras dengan kritik tajam dari sejumlah purnawirawan lain seperti Jenderal (Purn) Gatot Nurmantyo yang menyebut Hercules sebagai preman. 

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral