- IST
Slamet Somosentono-Alfi Rustam Unggul dalam Survei Pilkada Banyuasin
Masyarakat mengetahui persoalan Askolani yang diduga menikah lagi tanpa izin dan dilaporkan wanita asal Jakarta. Askolani juga diketahui masyarakat menggugat cerai istri sahnya, dr Sri Fitriani.
Ketika dilakukan pertanyaan tertutup mendalam, permasalahan tersebut menyebabkan rendahnya tingkat penerimaan dan kesukaan masyarakat pada Askolani. Dalam hal popularitas Askolani walaupun sangat tinggi namun masuk kategori popularitas perceived (terkenal tapi tidak disukai).
Hak ini dikarenakan reputasinya yang kurang positif dan merugikan perilaku pribadinya, sehingga terkenal karena kasus dilaporkan ke aparat hukum, arogansinya terhadap kaum hawa, dan perilaku minor lainnya. Berbeda dengan popularitas Slamet Somosentono di masyarakat Banyuasin masuk dalam kategori sosiometrik.
Di mana muncul dari daya tarik individu yang disukai karena berbagai sifat baiknya dan perilakunya sebagai pemimpin di masyarakat, memiliki kemampuan personal, memiliki empati, dan sering membantu orang lain. "Dalam ranah praktis, popularitas sosiometrik ini mengarah pada satu konstruk kesukaan atau akseptabilitas pada bakal bupati Banyuasin," kata Togu.
Sementara itu, Togu mengungkapkan, survei dilakukan terhadap 1000 orang yang dipilih menggunakan metode multistage random sampling dengan margin of error survei sebesar 3,5% dan tingkat kepercayaan mencapai 95%. Para responden merupakan penduduk Banyuasin dengan usia di atas 17 tahun atau yang telah menikah.
Pengambilan data dilakukan dengan wawancara tatap muka menggunakan kuisioner, sementara kendali kualitas dilakukan secara acak terhadap 20% dari total sampel oleh supervisor.
Dikatakan, hasil survei menunjukan bahwa di Kabupaten Banyuasin masyarakat yang diwakili responden yang tahu akan adanya Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati 2024 mencapai 75,7%. Sedangkan menyatakan tidak tahu sebanyak 24,3% responden.
"Sebanyak 81,5% responden akan memberikan suaranya pemilihan Bupati & Wakil Bupati di Kabupaten Banyuasin, 10,6% responden mengatakan tidak akan memberikan suara dalam pemilu ini, dan 7,9% belum tahu," ujarnya.
Pengamat Komunikasi Politik & Pemerhati KDRT dari Rutgers The state University of New Jersey Rinjani Dwi Sudjono menanggapi hasil survei LKPI ini. Dwi menilai, hampir dipastikan Askolani sebagai Calon Bupati Banyuasin akan kalah akibat dugaan kasus perlakuan KDRT (Kekerasan Dalam Rumah Tangga). Yaitu, pernikahan tanpa izin dari istri oleh Bupati Banyuasin, Askolani, yang hingga kini masih diusut polda Sumatera Selatan.