news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Era digital memudahkan promosi budaya Indonesia dalam sebuah konten digital..
Sumber :
  • Istimewa

Ingat, Perhatikan Tata Krama dan Etika Saat Promosi Budaya lewat Konten Digital 

Era digital memudahkan promosi budaya Indonesia dalam sebuah konten digital. Meski begitu, hal yang patut diingat dalam membuat konten ialah selalu memperhatikan tata krama atau etika digital. Kenapa? Etika selalu berlaku, baik di dunia nyata maupun dunia maya.
Kamis, 2 Mei 2024 - 14:29 WIB
Reporter:
Editor :

Terkait topik diskusi, drummer kelompok musik Hijau Daun Rio Aries Kusnanto mengatakan, budaya Indonesia yang ramah, sopan santun dalam berperilaku, dapat dikemas dalam sebuah konten digital sehingga menghasilkan cuan.

”Selain melestarikan budaya, pembuatan konten hendaknya dengan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar. Agar dapat diterima dunia internasional, konten hendaknya dilengkapi subtitle bahasa Inggris,” jelas Rio Aries Kusnanto.

Sementara Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Indragiri Hulu Anto menyebut pentingnya literasi digital untuk para siswa. ”Literasi digital bertujuan agar siswa memiliki pengetahuan berbagai bentuk dan jenis media yang berbeda, serta memahami dan menggunakannya secara bijak,” tegasnya.

Untuk diketahui, webinar seperti dihelat di Kabupaten Indragiri Hulu ini merupakan bagian dari Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) yang dilaksanakan sejak 2017. Program #literasidigitalkominfo tersebut tahun ini mulai bergulir pada Februari 2024. 

Berkolaborasi dengan Siber Kreasi dan 142 mitra jejaring seperti akademisi, perusahaan teknologi, serta organisasi masyarakat sipil, program ini membidik segmen pendidikan dan segmen kelompok masyarakat sebagai peserta. 

Meningkatkan kecakapan warga masyarakat menuju Indonesia yang #MakinCakapDigital menjadi penting, karena – menurut hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) – pengguna internet di Indonesia pada 2024 telah mencapai 221,5 juta jiwa dari total populasi 278,7 jiwa penduduk Indonesia.

Survei APJII juga menyebut, tingkat penetrasi internet Indonesia pada 2024 menyentuh angka 79,5 persen. Ada peningkatan 1,4 persen dibandingkan periode sebelumnya. Terhitung sejak 2018, penetrasi internet Indonesia mencapai 64,8 persen. Kemudian naik secara berurutan menjadi 73,7 persen pada 2020, 77,01 persen pada 2022, dan 78,19 persen pada 2023.(chm)

Berita Terkait

1
2
Tampilkan Semua

Topik Terkait

Saksikan Juga

05:01
05:20
03:42
28:51
12:19
16:55

Viral