news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Cawapres Nomor Urut 2, Gibran Rakabuming Raka saat Debat Cawapres pada Jumat (22/12/2023).
Sumber :
  • tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Gibran saat Debat Cawapres, Pengamat: Tampil Menyerang Namun Sempat Tersudut dengan Serangan Mahfud MD dan Cak Imin

Pengamat Politik menilai dalam debat Cawapres pada Jumat, Gibran langsung tampil menyerang. Meski sempat tersudut dengan serangan Mahfud MD dan Cak Imin.
Senin, 25 Desember 2023 - 00:37 WIB
Reporter:
Editor :

Menurut Umam, kedua materi serangan itu jelas sudah dipersiapkan matang oleh tim Gibran.

“Untuk mengecoh lawan. Isu CCS ditujukan pada Mahfud dalam konteks penegakan hukum, sedangkan SGIE ditujukan ke Imin terkait ekonomi Islam,” tandas Umam. 

Pria yang juga menjadi Direktur Eksekutif Institute for Democracy & Strategic Affairs (Indostrategic) itu itu juga menilai Gibran tampak sengaja berusaha mendelegitimasi kredibilitas kedua lawannya.

“Di dua bidang yang seharusnya keduanya paham, tapi dikecoh dengan permainan istilah atau semacam permainan tebakan di tengah jutaan diksi,” kata Umam.

Menurut Umam, sebagai performance panggung, Gibran memang tampil unggul. 

Namun menurutnya, dalam konteks perdebatan yang substantif, strategi debat yang memaksa lawan untuk bermain tebakan sejuta diksi seharusnya dihindari.

“Pemahaman substansi dan filosofi kebijakan lebih penting. Itulah mengapa gelar strata pendidikan tertinggi di Doctor of Philosophy (PhD) karena ia ditempa untuk memahami filsafat ilmu, bukan sekadar hafalan-hafalan kognitif sederhana yang sering digunakan dalam standar pendidikan terapan semacam vokasi atau semacamnya,” jelas Umam. 


Cawapres Gibran Rakabumingraka, saat Debat Cawapres RI 2024, di JCC, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (22/12/2023)/ tim tvOnenews/Julio

Namun terlepas dari itu, Umam mengakui, setelah debat cawapres jumat lalu, Gibran bisa mengambil poin politik.

“Merujuk pada Relative Deprivation Theory, persepsi dan reaksi pasar atau pemilih bisa berubah, ketika  ekspektasi publik tidak sesuai dengan realitas,” kata Umam. 

“Artinya, Gibran yang belakangan ini sering dipandang rendah (underdog), tapi bisa tampil kompetitif dalam debat, maka ia bisa mengubah citra dan mengonsolidasikan basis elektoral pasangan Prabowo-Gibran,” sambungnya. 

Menurut Umam, ini sangatlah dibutuhkan, mengingat targetnya menang satu putaran masih dibayangi oleh tantangan tingginya undecided voters. 

Kalimat penutup dalam debat cawapres itu, juga dinilai Umam merupakan permainan gimik yang dilakukan dengan baik oleh Gibran.

“Dengan model pendekatan yang lebih santai, meskipun jadi terkesan tidak disiplin dengan sering keluar mimbar,” katanya.

“Gibran juga memainkan gimmick dengan baik, melalui ucapan selamat hari Ibu dan mengakhiri debat dengan sungkem pada Cak Imin & Prof Mahfud,” lanjut Umam.

Berita Terkait

1
2
3 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

02:05
01:27
12:44
15:36
06:26
05:03

Viral