- Istimewa
Dua Pesawat TNI AU Super Tucano Jatuh di Pasuruan, Satu Masih dalam Pencarian
Pesawat Super Tucano kelompok pertama berjumlah empat dan diterima di Pangkalan TNI AU Abdul Rahman Saleh, Malang pada Senin (17/9/2012).
Adapun pesawat yang diterima saat itu adalah pesawat Super Tucano dengan nomor ekor TT-3101, TT-3102, TT-3103 dan TT-3104.
Pesawat tempur taktis Super Tucano buatan Brazil yang lainnya datang di Januari 2013 sebanyak 4 buah dan seterusnya hingga mencapai 16 buah pesawat.
Spesifikasi Super Tucano
Pesawat TNI AU Super Tucano (TNI AU)
Dilansir dari laman TNI AU, pesawat Super Tucano digunakan sebagai pengganti Pesawat OV-10 Bronco Skadron Udara 21 Lanud Abd Saleh Malang.
Pesawat yang dibeli TNI AU adalah tipe EMB-314/A-29B (kursi ganda) berkemampuan serang antigerilya (counter insurgency), pengendali udara depan (forward air control), dukungan udara dekat (close air support), penyekatan dan pertahanan udara yang berkecepatan rendah sehingga dapat melakukan identifikasi musuh dimedan perang.
Selain itu, Super Tucano mempunyai kemampuan tambahan sebagai pesawat latih dan fungsi pengawasan udara (air Surveillance).
Dalam tugas operasi, pesawat ini digunakan untuk mendukung pengawalan perbatasan darat dan perairan, melawan terorisme, mengawasi alur laut kepulauan, mengawasi penyelundupan di udara, darat dan perairan, mendukung operasi pasukan darat dan laut, operasi hanud secara terbatas (low speed interceptor) serta dukungan pengintaian dan serangan udara.
Kemampuan terbang dari kecepatan rendah hingga kecepatan sedang mampu mendukung operasi pertahanan udara terhadap pesawat “black flight” berukuran kecil dan berkecepatan rendah (helicopter, pesawat profiler dan pesawat tanpa awak).
Sebelumnya, dua unit pesawat TNI AU dikabarkan jatuh di Pasuruan pada Kamis (16/11/2023).
Adapun lokasi jatuhnya pesawat diperkirakan di sekitar Desa Keduwung, Kecamatan Puspo, Pasuruan, Jawa Timur.
Pesawat tersebut jatuh di area berbukitan.
Jatuhnya pesawat milik TNI AU ini diketahui melalui video yang beredar di media sosial dan media massa.
Dalam video tersebut terlihat ekor pesawat terdapat gambar bendera Indonesia, yakni merah putih. Diduga pesawat ini merupakan pesawat milik TNI AU.(put)