news

Daerah

Bola

Sport

Gaya Hidup

Video

Tvone

Dampak Kinerja Positif Mendag Zulhas, Elektabitas PAN Geser PKS.
Sumber :
  • Istimewa

Dampak Kinerja Positif Mendag Zulhas, Elektabilitas PAN Geser PKS

Kinerja positif yang ditunjukkan Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan RI turut mendongokrak elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) pimpinanya. Dalam
Jumat, 16 Juni 2023 - 18:02 WIB
Reporter:
Editor :

Jakarta, tvOnenews.com - Kinerja positif yang ditunjukkan Zulkifli Hasan sebagai Menteri Perdagangan RI turut mendongokrak elektabilitas Partai Amanat Nasional (PAN) pimpinanya. Dalam survei terbaru Indonesian Political Opinion atau IPO, elektabilitas PAN pimpinan Zulkifli Hasan telah menggeser posisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS).

Direktur Indonesian Political Opinion Dedi Kurnia Syah mengatakan bahwa Kementerian Perdagangan pimpinan Zulkifli Hasan meraih 52,1 persen tingkat kepuasan masyarakat. Keberhasilan Kementerian pimpinan Zulkifli Hasan itu turut mendongkrak elektabilitas PAN menggeser PKS dalam survei itu.

“Kementerian Perdagangan 52,1%,” kata Dedi dalam rilis survei dengan  Peta Elektoral Koalisi Partai & Capres-Cawapres Jelang Pemilu 2024, Jumat, (16/6/2023).

Dalam survei itu, tercatat bahwa PAN berhasil menyalip PKS dengan perolehan suara 5,0 %. PKS sendiri hanya mencatatkan perolehan suara sebesar  4,8%. 

Koresponden sendiri ditanyakan terkait pertanyaan kepada responden 'apabila hari ini dilaksanakan Pemilihan Umum (Pemilu), maka partai politik manakah yang akan dipilih?

“Partai Amanat Nasional (PAN) 5,0%; Partai Keadilan Sejahtera (PKS) 4,8%,” jelas dia dalam survei itu.

Tindakan-tindakan politik Zulhas tersebut, menurut Dedi, sangat berdampak positif bagi popularitas dan  elektabilitas PAN. 

"Berkaca dari hasil tadi, semestinya PAN tetap melanjutkan inisiasi-inisiasinya, misalnya membentuk poros keempat, keluar dari Prabowo, Anis Baswedan, dan Ganjar Pranowo, karena Golkar dan PAN sudah cukup untuk mengusung Capres sendiri," terangnya.

Hadirnya poros keempat, lanjut Dedi, akan berdampak baik bagi kedua parpol tersebut, terlebih jika mengusung kader sendiri, karena akan menjaga loyalitas kader untuk memilih Capres dari partainya sendiri.

"Artinya meskipun peluang Airlangga-Zulhas menang Pilpres minum, tapi mereka dapat mempertahankan suara untuk calon anggota legislatifnya. Hal demikian yang saat ini diinginkan oleh banyak parpol lainnya," katanya.

Untuk diketahui, hasil survei terbaru IPO,  tingkat elektabilitas parpol untuk 10 besar ketika responden disodorkan pertanyaan jika Pilpres diselenggarakan hari ini, partai politik manakah yang akan Bapak/Ibu pilih, yaitu (10 besar) PDI Perjuangan 21,5 persen, Partai Gerindra 19,7 persen, Partai Golkar 9,3 persen, Demokrat 9,2 persen, PKB 7,7 persen,  Nasdem 7,5 persen, PAN 5,0 persen, PKS 4,8 persen, Perindo 4,5 persen, PPP 2,1persen.

Berita Terkait

1
2 Selanjutnya

Topik Terkait

Saksikan Juga

01:01
00:56
07:36
00:56
00:52
01:21

Viral