Bursa Transfer AC Milan: Gara-gara Borussia Dortmund, Mimpi Rossoneri Gaet Jelmaan Roberto Carlos Pupus Musim Dingin Lalu
- bundesliga.com/Borussia Dortmund
Dalam beberapa pekan terakhir, manajemen Rossoneri memang aktif memburu pemain muda potensial untuk memperkuat proyek Milan Futuro. Fokus mereka jelas, membangun fondasi jangka panjang dengan mengandalkan regenerasi yang terencana dan terukur.
Bursa transfer kali ini bahkan disebut sebagai momentum kebangkitan skuad muda. Sebagian besar manuver yang dilakukan klub berkutat pada perekrutan pemain usia belia dengan prospek menjanjikan.
Posisi bek sayap menjadi salah satu sektor yang ingin dibenahi. Milan sempat menyusun daftar kandidat sebelum akhirnya menjatuhkan pilihan kepada Magnus Dalpiaz dari Bayern Munich.
Dalpiaz datang dengan reputasi sebagai pemain muda yang disiplin dan memiliki etos kerja tinggi. Sejak bergabung, ia perlahan beradaptasi dengan atmosfer baru dan mulai menemukan perannya dalam skuad Futuro.
Namun, Dalpiaz bukan satu-satunya nama yang dipertimbangkan manajemen. Milan juga sempat memantau perkembangan KauĂŁ Prates yang saat itu masih membela Cruzeiro.
Prates dinilai memiliki karakter permainan modern sebagai bek sayap. Ia agresif membantu serangan, tetapi tetap disiplin saat bertahan serta memiliki kecepatan yang menonjol.
Ketertarikan Milan terhadap pemain muda Brasil itu bukan tanpa alasan. Tim pemandu bakat melihatnya sebagai investasi jangka panjang yang diyakini bisa berkembang pesat dalam beberapa musim ke depan.
Akan tetapi, persaingan di pasar transfer tidak pernah sederhana. Ketika Milan masih mematangkan langkah, Dortmund justru bergerak lebih tegas dan langsung mengamankan kesepakatan.
Menurut laporan Tuttomercatoweb, Dortmund telah mencapai kesepakatan resmi untuk mendatangkan Prates. Konfirmasi tersebut bahkan diumumkan melalui kanal media sosial klub Bundesliga itu.
Dalam pernyataannya, Dortmund memastikan bahwa Prates akan bergabung untuk musim 2026/27. Sang pemain tetap membela Cruzeiro hingga akhir musim 2025/26 sebelum resmi hijrah ke Jerman pada musim panas 2026.
Bagi Milan, kegagalan ini menjadi pengingat bahwa perekrutan talenta muda membutuhkan kecepatan dan ketegasan dalam mengambil keputusan. Meski demikian, proyek pengembangan pemain muda tetap berjalan sesuai rencana yang telah disusun.
Rossoneri diyakini tidak akan berhenti berburu bakat-bakat potensial lainnya. Bursa transfer berikutnya bisa menjadi kesempatan baru untuk menebus kegagalan sekaligus memastikan visi jangka panjang klub tetap berada di jalur yang tepat.
(sub)
Load more